JEMBRANA – Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, S.H., melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Jembrana dalam rangka sosialisasi dan evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan yang berpusat di KDKMP Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Jembrana serta ratusan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI dalam pembangunan di Jembrana, termasuk bantuan jembatan gantung yang sangat dibutuhkan warga. Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi dengan TNI demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi desa.
Sementara itu, Danrem 163/WSA Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra menjelaskan bahwa TNI menjadi ujung tombak dalam pembangunan KDKMP di seluruh Indonesia. Menurutnya, KDKMP memiliki visi strategis untuk menciptakan kedaulatan ekonomi dari tingkat desa, memutus mata rantai distribusi yang panjang, serta menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
“Sinergitas antara Bendesa Adat dan Kepala Desa sangat penting dalam mewujudkan berdirinya KDKMP. Saat ini, Kabupaten Jembrana menjadi wilayah dengan jumlah pembangunan KDKMP terbanyak di Bali,” ujar Danrem. Beliau juga menekankan bahwa unit bisnis ini nantinya akan melayani kebutuhan pokok, simpan pinjam, hingga penyediaan pupuk dan obat-obatan.
Selain sosialisasi, Danrem 163/WSA juga mengikuti Video Conference (Vicon) Evaluasi Percepatan KDKMP yang dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan peninjauan lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Banjar Nusamara, Desa Yehembang Kangin.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Sy. Gafur Thalib, Danyonif 741/GN, Sekda Jembrana, Ketua MDA, serta para Camat, Kepala Desa, dan Bendesa Adat se-Kabupaten Jembrana. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar sebagai wujud soliditas antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat adat.
No comments yet.