rossa • Apr 25 2026 • 17 Dilihat

Di tengah maraknya tren fast fashion yang serba instan, keberadaan produk wastra berbasis kearifan lokal justru semakin menunjukkan eksistensinya. Salah satu yang patut mendapat perhatian adalah UMKM Kembang Pucuk Bordir, karya Ny. Kadek Ariasih, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana. Melalui sentuhan seni bordir yang khas, produk ini berhasil menghadirkan kebaya sebagai busana yang tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di dunia fashion modern.
Kebaya, sebagai salah satu pakaian nasional perempuan Indonesia, memiliki makna yang mendalam, khususnya di Bali. Selain digunakan dalam kegiatan formal, kebaya juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara keagamaan. Seiring perkembangan zaman, kebaya mengalami berbagai inovasi, baik dari segi motif, warna, maupun desain. Kebaya bordir menjadi salah satu bentuk pengembangan tersebut, yang mampu menghadirkan tampilan lebih variatif tanpa meninggalkan nilai kesopanan dan estetika.
UMKM Kembang Pucuk Bordir yang berdiri sejak tahun 2010 ini berawal dari semangat seorang ibu rumah tangga untuk membantu perekonomian keluarga. Dengan bermodalkan enam mesin bordir dan lima tenaga kerja yang bekerja dari rumah, usaha ini berkembang secara bertahap. Metode pemasaran yang dilakukan pun cukup adaptif, mulai dari sistem jemput bola, mengikuti berbagai bazar di Bali, Bandung, hingga Jakarta, serta berpartisipasi dalam pameran tetap di Art Center Denpasar. Selain itu, pemanfaatan media sosial juga menjadi sarana penting dalam memperluas jangkauan pasar.
Dalam proses produksinya, Kembang Pucuk Bordir tetap mempertahankan teknik tradisional yang mengutamakan ketelitian dan kualitas. Pembuatan kebaya dimulai dari penyusunan pola, dilanjutkan dengan proses penyablonan menggunakan campuran talek dan air, hingga tahap pembordiran menggunakan mesin khusus dengan benang sutera. Setiap helai kebaya memerlukan waktu pengerjaan sekitar tiga hingga empat minggu, mencerminkan dedikasi dan ketelatenan tinggi dalam setiap detailnya.
Ny. Kadek Ariasih mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap kebaya bordir mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini tidak terlepas dari keunikan motif flora dan fauna serta kombinasi warna yang menarik. Lebih dari sekadar busana, kebaya bordir merupakan karya seni yang memiliki nilai emosional tersendiri bagi para pembuat maupun penggunanya.
Partisipasi Kembang Pucuk Bordir dalam ajang Persit Bisa 2 yang akan diselenggarakan pada tanggal 7–9 Mei 2026 di Balai Kartini, Jakarta, menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produk ini kepada khalayak yang lebih luas. Kegiatan tersebut merupakan wadah bagi anggota Persit Kartika Chandra Kirana untuk menunjukkan kreativitas dan kontribusi dalam melestarikan wastra nusantara sekaligus mendukung ekonomi kreatif keluarga.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana, Ny. Fitria Zaenal Abidin, menegaskan bahwa seni bordir membutuhkan ketelitian tinggi dan dedikasi yang kuat. Melalui pameran ini, diharapkan karya istri prajurit tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar fashion kelas atas.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat, khususnya pecinta kebaya, kolektor wastra, dan generasi muda, untuk turut mendukung produk UMKM lokal. Dukungan tersebut sangat penting dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya bangsa agar tetap relevan dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Dengan semangat inovasi dan komitmen terhadap kualitas, Kembang Pucuk Bordir membuktikan bahwa usaha kecil mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian sekaligus pelestarian budaya. Diharapkan, melalui ajang Persit Bisa 2, kebaya bordir tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga mampu menembus pasar global sebagai produk high fashion yang bernilai tinggi.
Sumbawa Barat, NTB – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah, anggota Koramil 1628-04/Pot...
Sumbawa Barat, NTB – Kegiatan kompetisi sepak bola Buin Banyu Cup tahun 2026 yang berlangsung ...
Sumbawa Barat, NTB – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), ...
Sumbawa Barat, NTB— Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)...
Dompu, NTB – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang ...
Dompu, NTB – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babins...


Gentra News Bali – Bertempat di Ruang Vicon Sarja Arya Racana polres Tabanan berlangsung Vicon Anev Operasi Mantap Brata Agung tahap Kam...
Gianyar – Sukawati, Rabu (4/2/2026) Dalam upaya memperkuat sinergi serta menjalin komunikasi yang harmonis dengan aparat pemerintahan d...
Klungkung,- Bintara Desa ( Babinsa ) Batukandik Kopda Yamin Afandi melaksanakan kegiatan monitoring kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai D...
Gianyar – Tampaksiring, Jumat (27/2/2026) Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana terus dilakukan me...
Rote Ndao — Babinsa Koramil 1627-02/Pantai Baru, Koptu Mesak Foeh, melaksanakan pendampingan kegiatan pemberian Makanan Sehat Bergizi (MBG) ke...

No comments yet.