*NTT-SIKKA.* Komando Distrik Militer (Kodim) 1603/Sikka menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional dengan menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan Fuel Terminal Maumere oleh PT Pertamina Patra Niaga, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lokasi proyek pengembangan TBBM Maumere, Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae tersebut dihadiri langsung oleh Kasdim 1603/Sikka, Mayor Cba. Dominggus M. Atamani, bersama unsur Forkopimda dan stakeholder terkait.
Prosesi groundbreaking dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui video conference yang terpusat di Cilacap, Jawa Timur. Momentum ini menandai dimulainya pembangunan salah satu proyek strategis nasional di sektor energi, khususnya untuk wilayah Indonesia Timur.
Dalam laporan yang disampaikan pihak Pertamina, pembangunan Fuel Terminal Maumere dirancang memiliki kapasitas penyimpanan sekitar 70.000 kiloliter dan akan difungsikan sebagai pusat distribusi energi (storage hub) di wilayah Nusa Tenggara Timur. Proyek ini merupakan bagian dari program hilirisasi nasional guna memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi BBM.
Kehadiran Kasdim 1603/Sikka mencerminkan dukungan TNI dalam menjaga stabilitas dan keamanan selama proses pembangunan berlangsung. Kodim 1603/Sikka berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder guna memastikan proyek strategis ini berjalan aman, tertib, dan lancar.
Secara teknis, proyek ini mencakup pembangunan tangki penyimpanan BBM (Pertalite, Solar, Pertamax, dan FAME), infrastruktur dermaga, sistem perpipaan, fasilitas pompa, hingga sistem keamanan dan utilitas pendukung lainnya, dengan masa pengerjaan selama 710 hari kalender.
Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan menonjol. Hal ini menunjukkan kuatnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pihak pelaksana proyek.
Pembangunan Fuel Terminal Maumere diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan ketahanan energi di NTT serta mendorong percepatan pembangunan ekonomi kawasan timur Indonesia.
(PENDIM 1603/SIKKA)
No comments yet.