FLORES TIMUR — Upaya rekonsiliasi damai pasca konflik antarwarga di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, tokoh adat, dan pemerintah desa. Langkah tersebut dilakukan guna menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif di wilayah Adonara Timur, Selasa (19/05/2026).
Batuud Koramil 1624-02/Adonara Serma Saiful Rate bersama Sertu Sudirman Toyib mewakili Danramil 1624-02/Adonara Mayor Inf. Paulus Ibi Weking menghadiri kegiatan pertemuan rekonsiliasi yang dipimpin Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Flores Timur, Lorensius Yitno Wada. Pertemuan dilaksanakan secara terpisah di Desa Waiburak dan Desa Narasaosina yang sebelumnya terlibat konflik antarwarga.
Dalam penyampaiannya, Kepala Badan Kesbangpol Flores Timur mengatakan bahwa pemerintah daerah terus membangun komunikasi lanjutan pasca pertemuan antara kedua kepala desa bersama Wakil Bupati Flores Timur dan Ketua DPRD Flores Timur. Menurutnya, penyerahan senjata api rakitan (senpira) oleh kedua belah pihak menjadi langkah positif dan bentuk itikad baik menuju perdamaian.
Pemerintah daerah juga meminta seluruh masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta mengedepankan penyelesaian secara damai demi menjaga stabilitas keamanan wilayah. Selain itu, Pemkab Flores Timur berencana menggelar seminar yang melibatkan seluruh kepala desa terkait penanganan konflik sosial agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Sementara itu, Kepala Desa Waiburak Muhamad Saleh menyampaikan bahwa masyarakatnya sangat mengharapkan rekonsiliasi damai dapat segera terlaksana. Ia menegaskan bahwa pihak desa siap melibatkan tokoh adat dan tokoh masyarakat dalam pembahasan perdamaian guna mendukung terciptanya situasi aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Di tempat terpisah, Ketua BPBD Desa Narasaosina sekaligus tokoh adat Dominikus Daton menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas upaya membangun komunikasi perdamaian antar kedua desa. Menurutnya, pihak desa bersama tokoh adat akan melaksanakan musyawarah adat atau rembuk lewotana untuk membahas tahapan rekonsiliasi damai serta langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah.
Terpisah, Danramil 1624-02/Adonara Mayor Inf. Paulus Ibi Weking menyampaikan bahwa Koramil akan terus mendukung setiap upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat perdamaian di wilayah Adonara Timur. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menjaga persaudaraan, menahan diri, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman demi kepentingan bersama.
(Pendim 1624)
No comments yet.