WUNABUNGGU, PAPUA PEGUNUNGAN – Prajurit penjaga Papua Pegunungan dari Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY terus menunjukkan dedikasinya bagi masyarakat Papua. Tidak hanya memastikan keamanan wilayah, mereka juga merangkul para tenaga kesehatan melalui kegiatan Patroli Keamanan, Komunikasi Sosial (Komsos), dan Pembinaan Teritorial Terbatas (Bintertas) di Puskesmas Wunabunggu, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIT ini dipimpin langsung oleh Danton Kes Satgas, Lettu Ckm Arya Winata, S.Kes., bersama 14 anggota tenaga kesehatan (Nakes) pos, serta dikawal oleh 10 personel tim pengamanan di bawah pimpinan Yusten Zakarias. Kedatangan prajurit berseragam loreng ini disambut hangat oleh tenaga medis setempat.
Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa langkah ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
Kehadiran prajurit Satgas Yonif 742/SWY di tanah Papua tidak hanya untuk menjadi perisai negara, tetapi juga hadir sebagai pelindung masyarakat. Kolaborasi dengan Puskesmas Wunabunggu adalah bukti bahwa kami peduli pada napas dan kesehatan warga. Kami ingin masyarakat merasa aman sekaligus terjamin kesehatannya, ujar Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Senada dengan Dansatgas, Danpos TK Wunabunggu, Letda Inf Mathias David Metikores, menyebutkan bahwa patroli ini dirancang untuk menyentuh langsung aspek kehidupan warga.
Kami memastikan wilayah Wunabunggu aman sepenuhnya. Namun, keamanan sejati juga berarti masyarakat sehat dan damai. Kedekatan dengan tenaga kesehatan setempat adalah kunci agar TNI bisa merespons cepat setiap kesulitan yang dialami warga, tegas Letda Inf Mathias.
Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan Satgas dan tenaga medis Puskesmas sepakat untuk saling bahu-membahu. Danton Kes, Lettu Ckm Arya Winata, S.Kes., menyatakan komitmen penuh timnya. Kami dari tim kesehatan Satgas selalu siaga 24 jam. Kapan pun tenaga medis Wunabunggu membutuhkan bantuan tambahan untuk menangani masyarakat yang sakit, personel kami siap turun tangan membantu, jelasnya.
Sinergi yang humanis ini menyentuh hati para tenaga kesehatan. Bapa Naldo, salah seorang perawat di Puskesmas Wunabunggu, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran TNI.
Terima kasih kepada bapak-bapak TNI. Kehadiran personel Satgas di sini membuat masyarakat, termasuk kami para perawat, merasa sangat aman dan terbantu. Mereka tidak hanya menjaga kami, tapi juga selalu hadir di tengah masyarakat, baik dari sisi bantuan kesehatan maupun kepedulian sosial lainnya, ungkap Naldo haru.
Melalui langkah kecil yang heroik ini, Satgas Yonif 742/SWY kembali membuktikan bahwa TNI selalu hadir menjadi pelindung sekaligus pengayom masyarakat di ujung timur Nusantara.
No comments yet.