*SERIRIT, (03/07/2026)* – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga Kamis, progres pekerjaan fisik telah mencapai 86 persen. Pembangunan jembatan gantung dengan bentangan sungai sepanjang 50 meter dan panjang jembatan 60 meter tersebut merupakan salah satu program strategis yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.
Sejumlah tahapan pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan, di antaranya pemetaan lokasi pemasangan anchor mencapai 87 persen, penggalian lubang anchor bentangan bawah 100 persen, pemasangan batu gunung lantai dasar pylon beserta pengecorannya 100 persen, pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak di kedua sisi jembatan 100 persen, pembesian pondasi tiang pylon dan bandul di tepi dekat maupun tepi jauh masing-masing telah rampung 100 persen, serta pengecoran pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat telah selesai seluruhnya. Sementara itu, pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul telah mencapai 84 persen, sedangkan pengecoran pondasi tiang pylon dan bandul di tepi jauh telah mencapai 98 persen.
Di sisi lain, distribusi material konstruksi juga terus dilakukan secara bertahap guna menjamin kelancaran pekerjaan. Proses dropping dan pelangsiran material di tepi dekat telah mencapai sekitar 35 persen, meliputi pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, serta besi. Adapun distribusi material ke tepi jauh telah mencapai sekitar 30 persen. Setelah tahapan tersebut selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan perabatan blok angkur serta pengacian blok angkur dan tiang pylon sebagai bagian dari penyelesaian struktur utama jembatan.
Pelaksanaan pembangunan melibatkan personel gabungan yang terdiri atas 20 personel Koramil, satu personel Zibang, serta lima orang masyarakat setempat yang bekerja secara gotong royong. Sinergi antara TNI dan warga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pembangunan, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif dengan dukungan cuaca cerah sejak pagi hingga sore hari sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai target.
Dengan capaian progres sebesar 86 persen, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat segera memasuki tahap penyelesaian akhir sesuai rencana. Kehadiran jembatan ini nantinya akan menjadi sarana vital yang mempermudah akses masyarakat antara Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit, meningkatkan efisiensi transportasi, mempercepat aktivitas sosial maupun ekonomi, serta memperkuat pemerataan pembangunan di wilayah Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.
No comments yet.