Gianyar – Blahbatuh, Sabtu (4/7/2026) Mengawal terwujudnya program pemerintah dalam pemerataan pembangunan, Kodim 1616/Gianyar bersama personel gabungan dan masyarakat terus mempercepat pembangunan Jembatan Garuda sebagai akses vital penghubung antarwilayah. Memasuki hari ke-51 pelaksanaan pembangunan Tahap IV di Banjar Desa Adat Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pengerjaan jembatan terus menunjukkan progres positif sebagai upaya meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Jembatan Garuda yang dibangun dengan panjang 10 meter dan lebar 3 meter ini akan menghubungkan Desa Adat Saba dengan Desa Adat Adegan. Hingga hari ke-51, progres pembangunan telah mencapai 59,75 persen, menandakan pekerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas sosial maupun perekonomian antarwilayah.
Pada pelaksanaan hari ini, personel melanjutkan pemasangan batu senderan di bagian barat, penyiapan besi WF sebagai konstruksi utama jembatan, serta pemasangan plat plendes pada abutment tepi dekat sebelah timur. Sementara itu, pekerjaan berikutnya akan difokuskan pada penyelesaian pemasangan batu senderan sisi barat, melanjutkan penyiapan besi WF, serta pemasangan plat plendes pada abutment tepi jauh sebelah barat guna mempercepat penyelesaian konstruksi.
Pembangunan Jembatan Garuda dikerjakan secara gotong royong oleh 15 personel Kodim 1616/Gianyar secara bergilir, didukung 8 personel Yonif 741/GN, 10 personel Yonif TP 928/BSY, serta 20 warga masyarakat setempat. Di samping dukungan personel, ketersediaan material konstruksi seperti batu, pasir, semen, besi WF, bondek, wiremesh, besi plat, dan material pendukung lainnya terus dipenuhi sehingga proses pembangunan dapat berjalan optimal sesuai target yang telah ditetapkan.
(Pendim 1616/Gianyar)
No comments yet.