Karangasem – Kasdim 1623/Karangasem Mayor Cpl I Gusti Made Darsana menghadiri Upacara Peringatan Perang Besar Tanah Aron ke-80 Tahun 2026 yang berlangsung di Monumen Perjuangan Tanah Aron, Desa Bhuana Giri, Kec.Bebandem, Kab.Karangasem. Upacara dipimpin oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, S.E. selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Kapten Inf. I Gusti Lanang Putu, pada Selasa (7/7/26).
Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 1623/Karangasem diwakili Kasdim, Kapolres Karangasem diwakili Kapolsek Bebandem, Ketua Pengadilan Amlapura, Kepala Kejaksaan Negeri Karangasem, anggota DPRD Kab. Karangasem, Sekda Kab. Karangasem, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, Kepala Taman Pujaan Bangsa Margarana, Ketua DPD LVRI Provinsi Bali, Pengawas, Pembina dan Pengurus Yayasan Kebaktian Proklamasi Bali, Ketua Pemuda Panca Marga Provinsi Bali, serta Ikatan Keluarga Pahlawan Bali.
Turut hadir pula para Staf Ahli Bupati Karangasem, para Asisten Pemkab Karangasem, para Kepala OPD Pemkab Karangasem, Camat se-Kabupaten Karangasem, Forkopimcam Bebandem, Ketua Pengadilan Agama Kab. Karangasem, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Karangasem, Kepala Kantor Statistik Kab. Karangasem, Kepala BNNK Karangasem, Kepala Bapas Karangasem, Kepala Lapas Dewasa, Kepala Lapas Anak, Kepala Kantor ATR/BPN Kab. Karangasem, Ketua KPU Kab. Karangasem, Ketua Bawaslu Kab. Karangasem, serta seluruh Perbekel se-Kecamatan Bebandem.
Hadir pula Direktur Perumda Tirta Tohiangkir, Direktur Perseroda PT. Karangasem Sejahtera, Bendesa Madya MDA Kab. Karangasem, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Karangasem, Ketua GOW Kab. Karangasem, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Karangasem, Ketua Pemuda Panca Marga Kab. Karangasem, Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Karangasem, Ketua LVRI Kab. Karangasem beserta anggota dan para janda veteran, Bendesa Adat Tanah Aron, Kelian Banjar Dinas Tanah Aron, serta Kepala SMAN 1 Bebandem.
Peserta upacara terdiri dari satu peleton Pasukan Korsik, satu peleton pasukan bersenjata TNI, satu peleton pasukan bersenjata Polri, satu peleton ASN Pemerintah Daerah, serta satu peleton Pramuka. Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat nasionalisme sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang bangsa.
Upacara Peringatan Perang Besar Tanah Aron ke-80 dilaksanakan untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang dalam Perang Besar Tanah Aron pada 7 Juli 1946. Melalui peringatan ini diharapkan nilai-nilai perjuangan, patriotisme, serta semangat persatuan terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai landasan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
No comments yet.