NTT-TTU., Program Bakti TNI AD untuk Rakyat kembali menghadirkan harapan baru bagi dunia pendidikan di wilayah perbatasan. Pada Jumat, 24 Juli 2026, Kodim 1618/TTU secara resmi memulai progres perehaban SD Oelmuke. Tahap awal diawali dengan pemerataan lahan halaman sekolah menggunakan alat berat sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif, aman, dan nyaman bagi para siswa.
Pengerjaan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Utara. Alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses penataan halaman sekolah agar memiliki kontur yang lebih rata dan siap memasuki tahapan pembangunan berikutnya. Dengan perencanaan yang matang, setiap pekerjaan dilaksanakan secara bertahap guna menghasilkan fasilitas pendidikan yang berkualitas dan berdaya guna dalam jangka panjang.
Secara terpisah, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Bambang Heryanto, menyampaikan bahwa Program Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi terbesar dalam mencetak generasi penerus bangsa, sehingga peningkatan sarana sekolah menjadi salah satu prioritas yang harus didukung bersama. “Kami ingin kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Perehaban SD Oelmuke diharapkan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk belajar dalam lingkungan yang lebih layak serta mendukung kemajuan pendidikan di wilayah perbatasan,” ujarnya.
Melalui program ini, TNI AD kembali menegaskan komitmennya sebagai bagian dari solusi pembangunan nasional, khususnya di daerah terpencil dan perbatasan. Kehadiran Kodim 1618/TTU tidak hanya memperkuat ketahanan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, rehabilitasi SD Oelmuke akan melahirkan lingkungan pendidikan yang lebih baik, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun masa depan generasi muda Perbatasan.
(PENDIM 1618/TTU)
No comments yet.