NTT, TTS — Menjelang musim tanam jagung, semangat gotong royong kembali terlihat di tengah masyarakat Desa Oeue, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Kepedulian tersebut ditunjukkan Babinsa Desa Oeue, Koptu Ketut Murtisedanayasa, yang turun langsung membantu warga membersihkan lahan pertanian milik Afret Manao di RT 01 A, Dusun A, Desa Oeue, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WITA itu merupakan bagian dari komunikasi sosial (Komsos) Babinsa dengan masyarakat sekaligus bentuk nyata kepedulian TNI terhadap aktivitas warga, khususnya dalam mendukung sektor pertanian.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.40 WITA, Babinsa langsung bergabung bersama masyarakat membersihkan kebun yang akan dipersiapkan untuk ditanami jagung. Pekerjaan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu kurang lebih tiga hari hingga lahan benar-benar siap digunakan.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat mendapat sambutan positif. Selain membantu meringankan pekerjaan, kehadiran tersebut juga menjadi penyemangat bagi warga untuk terus bergotong royong mempersiapkan lahan pertanian.
Di sela-sela kegiatan, Babinsa bersama masyarakat juga beristirahat sambil menikmati makan siang dan minum kopi bersama. Momen sederhana tersebut menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan serta komunikasi antara Babinsa dan warga.
Pjs. Danramil 1621-01/Kota SoE, Peltu Endet Sutisna, mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya dalam kegiatan yang bersifat formal, tetapi juga melalui kepedulian langsung terhadap kebutuhan dan aktivitas warga.
“Babinsa harus selalu hadir dan menjadi bagian dari masyarakat. Membantu warga membersihkan kebun seperti ini merupakan wujud nyata kepedulian sekaligus upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Apalagi saat memasuki musim tanam, kita ingin memberikan semangat kepada masyarakat agar dapat mempersiapkan lahannya dengan baik,” ujar Peltu Endet Sutisna.
Selain membantu pekerjaan warga, Babinsa juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan faktor keselamatan mengingat kondisi cuaca yang cukup panas dan disertai angin kencang.
Koptu Ketut Murtisedanayasa mengimbau warga agar berhati-hati apabila melakukan pembakaran daun atau sisa tanaman. Api harus terus diawasi dan dipastikan benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan. (Pen1621)
No comments yet.