Klungkung,- Tradisi mececingak Ida Betara Dalem Silaparang Desa Adat Tihingan kembali digelar pada Minggu ( 12/07/26 ).
Dihadiri oleh ratusan masyarakat, tradisi mececingak ini mendapat pengawalan dan pengamanan ketat dari aparat kewilayahan, baik Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan pecalang.
Babinsa Tihingan Sertu Putu Agustana menjelaskan bahwa tradisi mececingak ini merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan sehabis nyineb piodalan di Pura Dalem Silaparang Desa Adat Tihingan
Menurut Babinsa jajaran Koramil 1610-02/Banjarangkan ini, tradisi ini tetap konsisten dilestarikan di wilayah ini. Sebagai ritual warisan para leluhur, mececingak ini memiliki makna sebagai penolak bala serta menjaga kedamaian dan keseimbangan di desa Tihingan.
Disamping itu, tradisi ini dilaksanakan untuk memohon ketentraman dan berkah bagi seluruh krama desa serta upaya pelestarian warisan leluhur sekaligus memperkokoh kebersamaan masyarakat,”pungkasnya. ( pendim 1610/Klungkung ).
No comments yet.